Korea selatan adalah sebuah negara di Asia timur yang meliputi bagian Selatan Semenanjung Korea.
Korea Selatan memang dikenal dengan K-Ppo dan juga Drama nya yang sekarang lebih terkenal karena masa Pandemi Covid-19 yang membuat orang harus berdiam diri di rumah.
Dalam drama yang ditayangkan biasanya juga terdapat beberapa makanan yang terlihat lezat dan kemudain menjadi terkenal di beberapa wilayah, termasuk di Indonesia.
Selain hal tersebut, Korea Selatan juga sangat hebat dengan cara negara mereka menangani sampah nya.
Di Indonesia sendiri masalah sampah masih menjadi momok yang paling menakutkan dan sangat sensitif. Masalahnya bukan karena sampah yang berjumlah tidak terhitung setiap harinya, tapi karena kesadaran masyarakat juga cara penanggulangannya yang masih mengkhawatirkan. Padahal, di Indonesia sendiri efek dari sampah itu sudah sering menyusahkan warga setiap tahunnya, setiap bulannya, bahkan setiap harinya.
Kita sebagai warga Indonesia sangat penting untuk membangun kesadaran akan hal ini. Selain itu, penting juga bagi kita untuk menumbuhkan rasa cinta akan kebersihan seperti itu kepada anak cucu kita agar mereka mengerti dan dapat menerapkannya sejak dini.
Berikut beberapa cara penanggulangan sampah yang di terapkan di Korea Selatan yang juga dapat kita terapkan di Indonesia dan bisa kita ajarkan pada anak-anak kita :
1. Memisahkan setiap kategori sampah pada wadah yang berbeda.
Cara ini begitu mengesankan menurut saya, dan mungkin hanya sebagian negara saja yang mampu menerapkan peraturan ini pada warganya. Di Korea Selatan sendiri masih ada sebagian oknum yang tidak mengikuti aturan dan membuang sampah seenaknya. Namun lebih banyak lagi dari mereka yang menyadari akan pentingnya kebersihan sehigga cara ini berjalan dengan sangat baik hingga sekarang.
Orang Korea Selatan bahkan memiliki kebiasaan membawa sampah mereka di kantong celana,baju ataupun di ransel saat tidak menemukan tempat sampah di perjalanan, kemudian membawa sampah itu hingga ke rumah.
Sampah di pisahkan antara sampah botol plastik, botol kaca, kaleng, kertas juga plastik biasa. Tidak sulit bukan?
2. Mencuci botol yang sudah dipakai
Jika kebiasaan kita saat ini adalah membuang sampah botol minuman begitu saja dan di mana saja. Lain halnya dengan orang Korea Selatan. Mereka sama dengan kita, mengerti akan bahaya yang dapat ditimbulkan dari sampah terutama dari yang berbahan dasar plastik. Bedanya mereka langsung mempraktekan bagaimana cara menanggulangi hal tersebut.
Sebelum membuang botol minuman atau botol apa saja, orang Korea Selatan biasanya terlebih dahulu mencuci botol tersebut dan kemudian mengeringkannya sebelum akhirnya di buang. Hal ini dilakukan supaya sampah tersebut nantinya bisa di daur ulang dengan mudah.
Memang sedikit merepotkan, tapi dampak yang di timbulkan pun akan sangat besar.
3. Memisahkan label pada kemasan jika memiliki bahan yang berbeda.
Memisahkan label pada kemasan jika memiliki bahan yang berbeda sama dengan mengorganisir sampah sesuai dengan jenisnya. Sekarang ini makin banyak orang yang memilih berbelanja secara online dari pada datang langsung ke toko atau tempat penjualnya.
Paket yang diterima biasanya menggunakan kardus yang di packing secara rapih dengan lakban besar juga terdapat kertas tempel yang bertuliskan nama produk, alamat atau bahkan nama penerima dan lain-lain. Jika kardus sendiri berbahan kertas, maka lakban memiliki bahan yang bereda, begitupun dengan kertas yang menempel.
Orang Korea Selatan juga biasanya memisahkan antara sampah botol dengan plastik atau labelnya yang menempel. Mengapa demikian? Tentu saja jawabannya sama dengan poin diatas, yaitu untuk memudahkan daur ulang.
4. Membawa kantong atau wadah sendiri ketika berbelanja.
Salah satu cara menanggulangi sampah adalah bukan hanya dengan membuang sampah pada tempatnya atau meng-organisirnya dengan rapih. Mengurang jumlah sampah yang dibuang setiap haripun termasuk dalam kategori yang sangat penting untuk mengatasi hal ini.
Bukan rahasia lagi jika orang Korea Selatan lebih senang membawa wadah sendiri dari rumah ketika berbelanja. Bukan hanya di Korea Selatan, di negara tetangga kita Thailand, mereka dengan tertib ternyata sudah menerapkan peraturan ini.
Terbukti selain mengurangi jumlah sampah, hal ini juga bisa mengurangi pemborosan. Penggunaan tas yang lebih kuat juga bisa membuat makanan tetap aman sampai di rumah.
Itulah 4 cara penanggulangan sampah yang sudah di terapkan di Korea Selatan yang juga bisa kita terapkan sendiri di rumah. Akan lebih bagus jika sedikit demi sedikit kita juga dapat mengajarkan hal ini pada anak-anak kita agar mereka terbiasa ketika dewasa nanti.
Mari cintai negara kita dan bumi kita dengan sedikit melakukan perubahan yang memiliki dampak yang tak terhngga.




Komentar
Posting Komentar